Everyone should have dream, you and me, but it's been difficult to pursue, because we are too busy, everyone is connected by invisible power, it's not important whether your on my side or not. Yesterday, today, and tommorow, in this heart of mine is always your smile
Tampilkan postingan dengan label INFO UNIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INFO UNIK. Tampilkan semua postingan
Rabu, 01 Juli 2015
Selasa, 12 November 2013
Pemira Legislatif FPIK 2013
daftar perwakilan kelas untuk di dpm paling lambat hari jumat
ayo, sebelum di rekomendasikan sama komti dan ketua himpro
ayo, sebelum di rekomendasikan sama komti dan ketua himpro
Kamis, 07 November 2013
Find the Great Heroes
don't miss it .. 22,23,24 Nov 2013
IPB ISLAMIC FESTIVAL DAN SARASEHAN NASIONAL LDK SE-INDONESIA
lebih dr 500 aktivis dakwah kampus berkumpul ..
IPB ISLAMIC FESTIVAL DAN SARASEHAN NASIONAL LDK SE-INDONESIA
lebih dr 500 aktivis dakwah kampus berkumpul ..
Rabu, 23 Oktober 2013
Goresan Tinta Emas Sebagai eksistensi Perikanan dan Kelautan Indonesia
Dalam rangka merayakan Dies-Natalis emas ke-50 tahun (1963-2013), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB mengadakan
Program Kreativitas Siswa Gagasan Tertulis (PKGST) dengan tema:
“Goresan tinta emas sebagai eksistensi perikanan dan kelautan Indonesia”
Lomba PKSGT dalam rangka memperingati dan merayakan 50 tahun FPIK IPB ini memiliki hadiah sebagai berikut:
Hadiah utama:
1 Golden Ticket untuk menjadi mahasiswa FPIK IPB 2014 !
dan Piala dekanat FPIK IPB + sertifikat
Syarat dan ketentuan lomba karya tulis ilmiah adalah sebagai berikut:
• Peserta merupakan pelajar tingkat SMA/MA/SMK/sederajat tingkat akhir di Indonesia yang lulus pada tahun 2014
• Peserta wajib membuat gagasan tertulis sesuai tema berikut:
1. Peran dan peluang perikanan budidaya untuk meningkatkan perekonomian bangsa
2. Pengelolaan sumberdaya laut yang berkelanjutan
3. Peran dan peluang pengolahan produk perikanan dalam menopang ketahanan pangan Indonesia
4. Upaya perikanan tangkap yang berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia
5. Eksplorasi biodiversitas laut Indonesia dalam menunjang revolusi biru
• Peserta wajib mengisi formulir pendaftaran secara online di http://gpk2013.weebly.com/pksgt.html
• Karya bersifat individu atau perorangan
• Setiap peserta hanya dapat mengirimkan satu buah karya original, belum pernah dipublikasian sebelumnya serta
tidak sedang diikutkan dalam perlombaan lainnya
• Karya tulis ilmiah menekankan pada aspek orisinalitas pemikiran, argumentasi, ketajaman analisis
serta kemungkinan solusi yang ditawarkan
• Peserta wajib membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 30.000/karya melalui nomor rekening
Bank BNI 0296042770 atas nama Farizal Azis Hanafiah dan konfirmasi ke nomor 089659652267
(Taufik Hidayat)
• Peserta wajib mengumpulkan karya berbentuk softcopy dengan menyertakan scan kartu identitas
atau kartu pelajar, serta hasil scan bukti pembayaran ke email PKSGT.GPK2013@gmail.com
• Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat
Time line Kegiatan adalah sebagai berikut:
1 November 2013 : Batas terakhir registrasi dan pengumpulan karya tulis ilmiah
1-6 November 2013 : Tahap penyeleksian karya tulis ilmiah
6-10 November 2013 : Pengumuman 20 besar pemenang lomba karya tulis ilmiah
15 November 2013 : Presentasi 20 besar pemenang lomba karya tulis ilmiah di Fakultas Perikanan
dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor
Format penulisan karya tulis ilmiah dapat diunduh di http://gpk2013.weebly.com/pksgt.html
“Goresan tinta emas sebagai eksistensi perikanan dan kelautan Indonesia”
Lomba PKSGT dalam rangka memperingati dan merayakan 50 tahun FPIK IPB ini memiliki hadiah sebagai berikut:
Hadiah utama:
1 Golden Ticket untuk menjadi mahasiswa FPIK IPB 2014 !
dan Piala dekanat FPIK IPB + sertifikat
Syarat dan ketentuan lomba karya tulis ilmiah adalah sebagai berikut:
• Peserta merupakan pelajar tingkat SMA/MA/SMK/sederajat tingkat akhir di Indonesia yang lulus pada tahun 2014
• Peserta wajib membuat gagasan tertulis sesuai tema berikut:
1. Peran dan peluang perikanan budidaya untuk meningkatkan perekonomian bangsa
2. Pengelolaan sumberdaya laut yang berkelanjutan
3. Peran dan peluang pengolahan produk perikanan dalam menopang ketahanan pangan Indonesia
4. Upaya perikanan tangkap yang berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia
5. Eksplorasi biodiversitas laut Indonesia dalam menunjang revolusi biru
• Peserta wajib mengisi formulir pendaftaran secara online di http://gpk2013.weebly.com/pksgt.html
• Karya bersifat individu atau perorangan
• Setiap peserta hanya dapat mengirimkan satu buah karya original, belum pernah dipublikasian sebelumnya serta
tidak sedang diikutkan dalam perlombaan lainnya
• Karya tulis ilmiah menekankan pada aspek orisinalitas pemikiran, argumentasi, ketajaman analisis
serta kemungkinan solusi yang ditawarkan
• Peserta wajib membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 30.000/karya melalui nomor rekening
Bank BNI 0296042770 atas nama Farizal Azis Hanafiah dan konfirmasi ke nomor 089659652267
(Taufik Hidayat)
• Peserta wajib mengumpulkan karya berbentuk softcopy dengan menyertakan scan kartu identitas
atau kartu pelajar, serta hasil scan bukti pembayaran ke email PKSGT.GPK2013@gmail.com
• Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat
Time line Kegiatan adalah sebagai berikut:
1 November 2013 : Batas terakhir registrasi dan pengumpulan karya tulis ilmiah
1-6 November 2013 : Tahap penyeleksian karya tulis ilmiah
6-10 November 2013 : Pengumuman 20 besar pemenang lomba karya tulis ilmiah
15 November 2013 : Presentasi 20 besar pemenang lomba karya tulis ilmiah di Fakultas Perikanan
dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor
Format penulisan karya tulis ilmiah dapat diunduh di http://gpk2013.weebly.com/pksgt.html
BANTU SHARE KE SMA/MA/SMK kalian ya....
Jumat, 12 Juli 2013
Robot Ikan
Jika melihat ikan ini, pasti kita
akan mengira ia adalah sebuah mainan. Padahal, ikan gurame berukuran panjang
1,5 meter ini merupakan robot yang dapat memerangi polusi di dalam laut.
Robot bertampang seram dan garang ini memiliki sensor kimia untuk mendeteksi bahan bakar kapal dan kimia di air. Dengan sensor tersebut, si ikan robot akan menggumpulkan polusi apa saja yang ada di laut dan mengirimkannya melalui transmiter untuk diteliti.
Robot ikan cinta lingkungan ini dirancang untuk menjelajahi laut dalam waktu beberapa bulan, dan diharapkan dapat mencegah penyebaran polusi dengan melacak sumbernya langsung. Melalui penemuan ini diharapkan setidaknya polusi laut dapat ditanggulangi
Robot hasil rancangan profesor Huosheng Hu dan timnya dari University of Essex, Inggris ini ternyata digerakkan oleh baterai dan dapat bertahan selama 8 Jam tanpa digerakan oleh remote controle.
Harga robot ini sangat mahal yaitu 20.000 Poundsterling per unit. Saat ini tim pembuat robot masih menyempurnakan suara yang ditimbulkan agar tidak mengganggu penghuni laut lainnya.
Robot bertampang seram dan garang ini memiliki sensor kimia untuk mendeteksi bahan bakar kapal dan kimia di air. Dengan sensor tersebut, si ikan robot akan menggumpulkan polusi apa saja yang ada di laut dan mengirimkannya melalui transmiter untuk diteliti.
Robot ikan cinta lingkungan ini dirancang untuk menjelajahi laut dalam waktu beberapa bulan, dan diharapkan dapat mencegah penyebaran polusi dengan melacak sumbernya langsung. Melalui penemuan ini diharapkan setidaknya polusi laut dapat ditanggulangi
Robot hasil rancangan profesor Huosheng Hu dan timnya dari University of Essex, Inggris ini ternyata digerakkan oleh baterai dan dapat bertahan selama 8 Jam tanpa digerakan oleh remote controle.
Harga robot ini sangat mahal yaitu 20.000 Poundsterling per unit. Saat ini tim pembuat robot masih menyempurnakan suara yang ditimbulkan agar tidak mengganggu penghuni laut lainnya.
Robot Manusia Buatan Jepang
Jika banyak negara masih berkutat pengembangan OS Android yang diaplikasikan ke
smartphone, Jepang mampu menerbitkan teknologi canggih dengan mengembangkan
robot manusia yang berjalan dengan sistem operasi Android. Dijuluki Android karena sistem Android pada robot dapat berdiri
sendiri. Robot Android yang diciptakan
oleh ilmuwan robot Jepang ini bukanlah robot yang memiliki rangka baja seperti
yang biasa kita lihat. Lebih jauh ke depan, Robot ini sangat mirip sekali
dengan manusia. Pakaian, rambut, kulit maupun wajah.
Seperti yang dilansir dari Yahoo, Ilmuwan robot Jepang Hiroshi Ishiguro, pimpinan Intelligent Robotics Laboratory di Osaka University, Jepang menggambarkan hasil karya itu sebagai android yang hidup. Namun di sana ada dua Hiroshi Ishiguro, yang hidup dan bernapas, dan yang satu lagu berupa robot.
Seperti yang dilansir dari Yahoo, Ilmuwan robot Jepang Hiroshi Ishiguro, pimpinan Intelligent Robotics Laboratory di Osaka University, Jepang menggambarkan hasil karya itu sebagai android yang hidup. Namun di sana ada dua Hiroshi Ishiguro, yang hidup dan bernapas, dan yang satu lagu berupa robot.
Pada 15 Juni 2013 kemarin di Global Futures 2045 International Congress, konferensi futuristis yang berfokus pada teknologi. Di ajang inilah Jepang memperkenalkan sebuah robot baru dengan sistem
Penampilan si robot manusia itu sangat mengejutkan. Bahkan yang lebih hebat
lagi robot itu mampu melakukan gerakan terkecil serta mengedipkan mata. Selama
beberapa tahun Ishiguro telah mengembangkan sejumlah robot yang mengagumkan.
Robot yang dipamerkan di sana adalah bernama “Geminoid”. Geminoid adalah sebuah
android yang menyerupai manusia sungguhan yang dikendalikan dari jarak jauh
oleh rekannya di belakang panggung. Ishiguro bergurau bahwa ia bisa menggunakan
Geminoid untuk menggantikannya mengajar di universitas. Bahkan saking mirip
dengan dirinya, orang-orang dapat menganggap robot Android itu sebagai dirinya
sendiri, kata Ishiguro.
Selain robot Geminoid yang dipamerkan, Ishiguro juga mengatakan bahwa dia telah mengembangkan Geminoid lain, yang satu ini adalah android wanita yang bergaya, yang telah ia pamerkan di berbagai etalase toko pakaian. Selain memamerkannya, Ishiguro juga membawa robot-robotnya berjalan-jalan sebagai bagian dari “teater android” yang berakting dengan ekspresi menyerupai manusia sungguhan. Teater Ishiguro bahkan pernah dipentaskan di sebuah gereja, membuat para penonton menyamakan sebuah robot perempuan sebagai seorang martir. (Nariswari)
Selain robot Geminoid yang dipamerkan, Ishiguro juga mengatakan bahwa dia telah mengembangkan Geminoid lain, yang satu ini adalah android wanita yang bergaya, yang telah ia pamerkan di berbagai etalase toko pakaian. Selain memamerkannya, Ishiguro juga membawa robot-robotnya berjalan-jalan sebagai bagian dari “teater android” yang berakting dengan ekspresi menyerupai manusia sungguhan. Teater Ishiguro bahkan pernah dipentaskan di sebuah gereja, membuat para penonton menyamakan sebuah robot perempuan sebagai seorang martir. (Nariswari)
Kamis, 11 Juli 2013
Kenangan Masa Kecil dari Pinggiran Kota Jakarta
By :
Aa gun (Tw:@ciledugcity69 Fb: aagun.gunawan)
Inilah hiburan masa kecilku, atau
mungkin mereka-mereka yang telah menapak hidup di era tahun 70-80an sampai
menjelang era 90an tentu mengenal hiburan berupa penayangan film gratis
semalaman, dimulai setelah shalat isya dan diakhiri menjelang subuh, lilm layar
tancap. Dinamakan demikian karena hiburan ini menggunakan kain putih besar
kira-kira berukuran dua kali limaan kurang lebih yang ditancapkan dengan
menggunakan bambo, sebagai screennya. Sekelumit memory masa kecil dipinggiran
kota Jakarta dan Tangerang, Ciledug tepatnya.
Layar tancap memang menjadi hiburan
satu-satunya saat itu, vcd maupun DVD belumlah ada, kalaupun ada, itu berupa
kaset film, kami mengenalnya Video. Tentu bagi saya pada itu merupakan barang
mewah tak mampu orangtua untuk memilikinya, televisipun harus menonton ke
tetangga sebelah rumah, he..he..he..kacian dech loch. Tapi meski demikian masa
kanak-kanak itu saya lewati dengan ceria, permainan tradisonal gala asin
(begitu kami menyebutnya) yang dimainkan di tanah lapang saat menjelang dan
saat bulan purnama, begitu riangnya kami memainkan. Adalagi dampu, taplak,
karet, congklak, takadal, petak umpet dan seabreg mainan tradional lainnya,
yang kini telah hampir punah beriring semakin modern dan instannya kehidupan.
Kembali ke layar tancap. Hiburan
yang biasa diadakan malam-malam libur, terutama sabtu malam minggu. Acara ini
ditanggap (begitu saya menyebutnya) oleh mereka-mereka yang secara ekonomi
hidupnya telah cukup mapan, atau mereka yang sengaja memapankan diri demi
gengsi, bukan masalah bagi saya, yang penting saya bisa menyaksikan hiburan
semalam suntuk secara gratis ditengah lapang yang jika turun hujan ataupun
gerimis, bubarlah sekumpulan manusia-manusia yang haus hiburan, dari fenomena
ini ada mereka yang menyebutnya film misbar, gerimis bubar, walah…aya-aya wae,
tapi itulah realitas masa itu.
Penayangan hiburan ini pun menjadi
sumber penghidupan secara ekonomi bagi masyarakat kecil, penjual bakso, mie
ayam, ketoprak, onde-onde, ketupat sayur dan nasi uduk betawi, lepet, kerupuk
pasir, kacang rebus, jagung rebus, minuman ringan, uli bakar dan lain-lain,
bahkan arena arena ini juga dimanfaatkan oleh para Bandar judi kecil-kecilan,
koprok. Dulu para penonton hiburan rakyat ini datang dari berbagai penjuru,
jangan harap anda bisa duduk manis didepan dengan gelaran kertas koran atau
tikar jika datang menjelang pemutaran film, anda harus berdesakan dengan
ratusan orang yang duduk dan berdiri sesak memenuhi lapangan hiburan malam itu.
Atau anda bisa sedikit menyaksikannya tetapi dibelakang layar, memang agak
sepi, tapi bisa membuat kepala pusing karena tampilannya terbalik, apalagi saat
penayangan film yang ada translate nya seperti fim Barat, India atau mandarin.
Saya dan teman-teman main saya atau
memang sudah tradisi yang entah dari mana asalnya membagi film ini dalam dua
kategori, pertama film mabak, film gede, kaki tunjang dan film kecil, film duduk
atau noeng. Film mabak, film gede biasanya film-film bagus, ukuran filmnya
kalau tidak salah 35mili. Penyelenggaranya hajatan yang kaya biasanya nanggap
film ini. Sedang film kecil itu film-film lama yang warnanya terkadang sudah
kemerah merahan dengan suara soundnya yang khas mendayu-dayu dan hampir semua
film lokal.
Ada yang unik, tapi sifatnya anarkis
pada saat penayangan layar tancap itu, jika kabar yang tersebar film tersebut
berbayar mahal, mabak, film gede, tetapi jika yang ditayangkan adalah film-film
lama, sering ditayangkan apalagi ngga rame/seru, siap-siap saja aka nada
kata-kata provokatif dari para penonton yang terkadang tidak jelas sumberny
berteriak, “ganti..gantii…, rubuiiin..rubuiin”, bukan hanya itu, bahkan ada
mereka yang iseng melemparkan batu atau benda-benda keras lainnya kearah kamera
projector, jika provokasi ini berhasil pengusaha film bisa tertimpa kerugian
dengan alat-alat perfilemannya, bahkan ada yang sadis menebang bamboo penopang
layar, robohlah, dan kemungkinan besar pemutaran filmpun dibatalkan.
Itulah fenomena layar tancap yang
pernah penulis alami saat usian smp, dari pengalaman menonton film tersebut
memory saya menyimpan film kesukaan pada film-film seperti mandarin dengan
kungfu, ninja dan shaolinnya, india dengan lagu-lagu yang disertai tampilan
gayanya yang khas taman-taman indah, sungguh melegenda dalam ingatan ini,
fenomena layar tancap pengalaman usia-usia smp-an. Kini entah kemana, pernah
suatu saat melintas penayangan layar tancap, tapi tidak seramai dan seunik
penampilan projector dan layar pada masa itu, mungkin telah berevolusi.
Selasa, 09 Juli 2013
Kafe Bersuhu Minus 6 Derajat
Di musim panas, cuaca Dubai dapat mencapai 40 derajat celcius dan membuat Anda berkeringat meski tidak beraktivitas.
Namun, di sana tersedia tempat nongkrong bersuhu minus 6 derajat
celcius yang dapat membuat Anda terhindar dari sengatan matahari, bahkan
jadi beku kedinginan.
Chillout Cafe, itulah nama kafe yang terbuat dari es. Tempat ini
terletak di pusat perbelanjaan Times Square, sebelah Dubai Ski Dome yang
sering menjadi tempat asyik jika ingin berseluncur di bukit-bukit salju
buatan.
Seperti dilansir Oddity Central, semua hal di kafe ini
terbuat dari es termasuk tirai, meja, bangku, hiasan lampu dan
pajangan-pajangan. Bahkan peralatan makan seperti sendok, garpu, piring
dan gelas juga terbuat dari es.
Pengunjung disarankan agar mengenakan jaket dan sepatu khusus agar terhindar dari dinginnya suhu di tempat ini.
Jika sudah mengenakan semua itu dan masih merasa kedinginan, maka
disediakan pakaian tambahan berbahan wol agar lebih menghangatkan tubuh.
Di sini tidak akan ditemukan tetesan atau genangan es yang mencair
dan lantai terbuat dari keramik yang tidak licin agar terhindar dari
kecelakaan yang tidak diinginkan.
Dengan 60 Dirham (setara dengan Rp 160 ribu), Anda sudah dapat menikmati uniknya kafe ini dan sajian minuman lezat.
Langganan:
Postingan (Atom)




















































































































